EUR/JPY: Risk-off Kembali Ke Pasar Setelah Komentar RBA Lowe dan Pidato SOTU Trump

Yen Jepang memperpanjang kenaikan semalam terhadap Euro untuk menguji 125,00 pada Rabu pagi. Pasangan EUR/JPY tetap defensif karena komentar Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Phillip Lowe dan pidato State of the Union (SOTU) Presiden AS Donald Trump memperbaharui sentimen risiko.

Lowe membalik keadaan terhadap Aussie ketika ia menyebutkan peningkatan risiko penurunan ekonomi selama pidato di National Press Club, Sydney. Gubernur RBA juga menekankan pada probabilitas yang sama dari pergerakan suku bunga berikutnya dan pandangan optimis bank sentral yang dirilis pada hari Selasa.

Di sisi lain, Donald Trump dengan tepat menggunakan penampilan SOTU untuk menyampaikan keinginannya untuk membangun perbatasan Meksiko. Trump juga mendorong China ke arah pertimbangan yang lebih serius sebelum menteri keuangan AS Steven Mnuchin dan perwakilan perdagangan Robert Lighthizer mencapai Beijing untuk membahas kesepakatan perdagangan pekan depan.

Sementara pernyataan pasif Lowe menyulut kembali kekhawatiran akan ketidakpastian kebijakan moneter, pidato Trump lebih merupakan ancaman bagi politik AS dan hubungan perdagangan dengan China. Akibatnya, investor global kembali ke safe haven tradisional, seperti JPY, yang pada gilirannya menekan pasangan EUR/JPY ke bawah.

Analisis Teknis EUR/JPY

Tidak adanya terobosan yang menentukan di atas 125,90 sekali lagi menyoroti pentingnya garis support jangka pendek, di 125,00. Jika pasangan ini turun di bawah 125,00, 124,40 dan 123,70 kemungkinan angka berikutnya yang akan muncul pada grafik.

Sementara itu, terobosan sisi atas di 125,90 dapat memicu pemulihan pasangan ini ke 126,70 dan kemudian ke level resistensi 127,00. Juga, perdagangan berkelanjutan pasangan ini di atas 127,00 memungkinkannya untuk menargetkan level 127,60 dan 128,20.

Sumber : FXStreet

Tentang Penulis
Gibran

Gibran


Mulai bekerja di OmahForex pada tahun 2017 sebagai IT dan server maintenance.