EUR/USD: Tetap Di Bawah 1,13 Meskipun Yield AS Mencapai Terendah Baru 32-Bulan

EUR/USD terus diperdagangkan di bawah 1,13, setelah menghadapi penolakan di atas level psikologis dalam dua hari perdagangan terakhir.

Spot mencatat tertinggi 1,1322 dan 1,1312 masing-masing pada hari Selasa dan Rabu. Namun, dalam kedua hari tersebut, spot ditutup di bawah 1,13.

Pada saat penulisan, pasangan ini diperdagangkan di 1,1282, setelah mencapai tertinggi dan terendah masing-masing 1,1295 dan 1,1277, sebelumnya hari ini.

Grafik per-jam dan 4-jam mengedipkan kondisi bullish di sesi Asia. Lebih jauh, yield pada note Treasury 10-tahun AS turun ke 1,938%, level terendah sejak November 2016.

Meski begitu, pasangan ini menemukan sedikit cinta, yang merupakan alasan bagi kekhawatiran bull EUR.

Mata uang tunggal dapat berada di bawah tekanan di sesi Eropa jika kepala ekonom baru European Central Bank (ECB) Philip Lane menegaskan kembali ruang lingkup untuk penurunan suku bunga. Lane dijadwalkan berbicara pada pukul 07:00GMT/14:00WIB. Ekonom tersebut sebelumnya diberitakan minggu ini menyatakan bank bisa melanjutkan kembali pembelian obligasi untuk meningkatkan inflasi.

Pasca pidato Lane, fokusnya akan beralih ke penjualan ritel Zona Euro untuk bulan Mei, yang akan dirilis pada pukul 09:00GMT/16:00WIB. Angka yang lebih baik dari yang diperkirakan dapat menempatkan penawaran beli di bawah EUR. Namun, penembusan di atas 1,13, jika terjadi, kemungkinan akan berumur pendek jika Wakil Presiden ECB De Guindos terdengar dovish. Anggota dewan akan berbicara pada pukul 09:10GMT/16:10WIB hari ini.

Likuiditas mungkin tipis di pasar EUR/USD karena AS ditutup karena libur Hari Kemerdekaan.

Sumber : FXStreet

Tentang Penulis
Gibran

Gibran


Mulai bekerja di OmahForex pada tahun 2017 sebagai IT dan server maintenance.